Apa itu CBT : Pengertian, Rekomendasi dan Contoh

Peserta ujian di tiap sekolah mengalami peningkatan di setiap tahunnya, sehingga kebutuhan kertas, pena, dan media ujian lainnya juga mengalami peningkatan. Kesulitan pemeriksaan berkas ujian secara manual juga jadi kendala para tenaga pendidik untuk mengerjakannya, sehingga pemeriksaan rentan terjadi kesalahan. Selain itu ketersediaan tempat dan memakan waktu yang lama, sebab peserta ujian biasanya dibagi dalam beberapa sesi per siswanya.

Metode ujian yang menggunakan kertas sudah sangat sulit untuk dilakukan, mengingat tempat dan kondisi di masa pandemi saat ini tidak memungkinkan untuk melakukan perkumpulan. Sehingga pembelajaran hingga ujian dilakukan secara online, inovasi ujian bisa dilakukan dengan menggunakan sistem CBT bisa dimanfaatkan. Ujian yang dilakukan dengan sistem online lebih menghemat waktu dan tenaga, dan mengurangi perkumpulan yang tidak penting.

Tidak hanya ujian, pemeriksaan jawaban juga bisa dilakukan dengan online dengan bantuan sistem yang sudah diatur sebelumnya. Cara ini dianggap lebih efisien dan sangat praktis, sehingga bisa digunakan dalam masa pandemi seperti saat ini. Siswa bisa mengerjakan ujian dengan hanya berada di rumah, dan guru yang memeriksa bisa dengan sambil mengerjakan tugas lainnya. Sistem online ini menguntungkan banyak pihak, tingkat kesalahan juga bisa diminimalisir.

Pengertian CBT

Tes berbasis komputer atau dalam bahasa inggris disebut Computer Based Test (CBT) adalah salah satu sistem pelaksanaan ujian yang menggunakan media komputer untuk melaksanakannya. Mulai dari pembuatan hingga pelaksanaannya dilakukan dalam sistem komputerisasi, biasanya paket soal yang disediakan terdiri dari beberapa paket soal yang berbeda sehingga siswa akan diberi soal secara acak dengan teman lainnya. CBT tentu berbeda dengan PBT atau Paper Based Test secara media pengerjaan, PBT biasanya dilakukan menggunakan media kertas dan pensil untuk membulatkan dan menghitamkan jawaban yang sesuai.

Sedangkan dalam CBT hanya diperlukan menggeser dan mengklik kursor pada jawaban yang sesuai. Ujian dengan menggunakan kertas membuat peserta harus memiliki ketelitian yang tinggi, sebab jika jawaban yang dihitamkan tidak sesuai dengan aturan akan sulit dibaca nantinya. Kertas ujian juga rentan rusak jika terus-terusan dihapus atau justru terkena air. Menggunakan sistem CBT akan mengurangi resiko tersebut sehingga Anda bisa lebih fokus dalam mengerjakan ujian.

Editor : Super Admin

Related Posts